Biji Durian jadi Lotion Tabir Surya

Selasa, 25 Juni 2019

sabilarrosyad

fakultas

Dibaca: 139 kali

         Indonesia merupakan salah satu negara yang beriklim tropis dengan paparan sinar matahari sepanjang musim. Paparan sinar UV dalam waktu yang cukup lama dapat meningkatkan resiko kerusakan kulit manusia. Kerusakan komponen sel kulit menyebabkan penuaan dini yang ditandai dengan kulit kusam dan kering. Pemakaian payung atau topi saja saat di luar ruangan tidak cukup efektif melindungi kulit terhadap paparan radiasi sinar UV. Untuk melindungi kulit dari paparan radiasi sinar UV perlu pemakaian produk tabir surya seperti lotion yang mengandung SPF (Fithria, 2015).

         Biji durian yang dikenal sebagai limbah ternyata mengandung senyawa flavonoid maupun fenolik yang berperan sebagai antioksidan sehingga bisa diaplikasikan dalam lotion tabir surya. Hal inilah yang mendorong tiga mahasiswi Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim yaitu Ririn Emilida, Istiqomah, Nopbrilian Fine Setya untuk melakukan penelitian dengan judul: “LOTITA BIDUR”  LOTION ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BIJI DURIAN (Durio zibethinus Murr). Penelitian ini dibimbing oleh dosen Anita Dwi Puspitasari , S.Si., M.Pd dan berhasil memperoleh dana dari Kementerian Ristekdikti melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Penelitian tahun 2019.

     “Harapan kami penelitian ini bermanfaat untuk masyarakat dan ke depan nanti biji durian dapat dikembangkan sebagai bahan dalam formula tabir surya” kata Anita. Menurut Ririn “Biji durian yang biasa dianggap sebagai limbah ternyata masih dapat dimanfaatkan. Mungkin ada banyak manfaat yang bisa dibuktikan, dan kami mencoba membuktikan salah satu manfaatnya dalam lotion tabir surya”.

       Biji durian diekstraksi menggunakan metode maserasi  dengan pelarut etanol 70%. Selanjutnya dibuat formulasi lotion yang mengandung ekstrak biji durian dan diuji karakteristiknya baik secara fisika maupun kimia. Ekstrak etanol biji durian mempengaruhi semua karakteristik fisika kimia lotion tabir surya, yaitu meningkatkan viskositas dan daya lekat serta menurunkan pH dan daya sebar.

        Efektifitas tabir surya lotion ini ditunjukkan dengan nilai SPF.Penentuan nilai SPF dilakukan dengan cara mengukur serapan larutan dari tiap formula dengan menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 290-320 nm. Data hasil uji sifat fisika kimia dan nilai SPF dianalisis dengan menggunakan regresi linier dengan Aplikasi SPSS 16.0 untuk memgetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak etanol biji durian. Semakin besar konsentrasi ekstrak etanol biji durian semakin besar nilai SPF lotion tabir surya.

Berita Terkait

Kembali ke atas