Buah Kiwi jadi Suplemen DM

Senin, 15 Juli 2019

sabilarrosyad

umum

Dibaca: 135 kali

Berdasarkan data Riskesdas (2018), prevalensi Diabetes Mellitus (DM) dari pemeriksaan gula darah penduduk usia > 15 tahun mengalami kenaikan dari 6,9% menjadi 8,5%. Tingginya angka penderita DM mendorong 3 mahasiswa farmasi Universitas Wahid Hasyim yaitu Nanda Kartika, Navisa Valda Amala, dan Isywari Pradinda untuk melakukan penelitian dengan mengembangkan buah kiwi sebagai terapi pendukung untuk pasien DM yang dibuat dalam suplemen minuman dengan sentuhan  nanopartikel. Penelitian ini dibimbing oleh dosen  Elya Zulfa M.Sc., Apt, dalam rangka Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)-Penelitian yang diselenggarakan oleh Kementerian Ristekdikti tahun 2019 dengan judul PENDOSA: Pemanfaatan EkstrakKiwi (Actinidia deliciosa) sebagaiSediaan Nano Suplemen Penderita Diabetes Melitus terhadap Aktivitaas Enzim SOD pada Tikus Diinduksi Streptozotocin.

Menurut Nanda Kartika, “Alasan menggunakan buah kiwi karena banyak ditemukan tumbuh di daratan tinggi terutama di Magelang, hanya saja belum digunakan secara maksimal manfaat dari kandungan buah kiwi”.  “Harga buah kiwi yang tidak murah, mendorong kami untuk memodifikasi buah kiwi menjadi bentuk sediaan nano suplemen” tutur Isywari Pradinda. Selain itu menurut Navisa Valda, “Buah kiwi memiliki kandungan antioksidan cukup tinggi dan mampu melindungi DNA di dalam inti sel manusia dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga dapat mencegah kanker dan penyakit kardiovaskuler seperti penyumbatan pembuluh darah, stroke dan tekanan darah tinggi, gagal ginjal, serta diabetes, katarak dan glukoma’’.“Saya berharap penelitian ini dapat bermanfaat dan kedepannya dapat dikembangkan sebagai suplemen untuk upaya preventif dan pengendalian kadar gula darah bagi pasien DM berbasis bahan alam.” harap Elya Zulfa.

Karakteristik suplemen nano ekstrak buah kiwi yaitu potensial zeta 22.4 mV, ukuran partikel302.8 nm, dan index polidispersitas 0.428 didapatkan pada konsentrasi ekstrak 10%.Suplemen nanopartikel ini terbukti mempunyai aktivitas antioksidan (dengan metode DPPH) sebesar 55,79%. Semakin tinggi kandungan ekstrak buah kiwi yang terdapat pada suplemen nanopartikel maka semakin tinggi pula aktivitas antioksidannya.

Berita Terkait

Kembali ke atas