Fakultas Farmasi Unwahas Luluskan 83 Apoteker

Jumat, 07 Agustus 2020

admin farmasi

fakultas

Dibaca: 4238 kali

SEMARANG – Sebanyak 83 orang Apoteker baru lulusan Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, mengikuti upacara pelantikan dan pengambilan sumpah Apoteker Angkatan XV, di kampus I, Sampangan Semarang. 

Pengucapan lafal sumpah dipimpin oleh apt.Bambang Triwara, Sp.FRS sebagai perwakilan dari Komite Farmasi Nasional, disaksikan rohaniwan dari agama Islam dan Kristen. Hadir perwakilan Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia adalah apt.Firwan Firdaus, M.Kes dan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Semarang Rahmah Nurhayati, M.Kes.

Prosesi pelantikan dilaksanakan berdasarkan pedoman acara dari Komite Farmasi Nasional (KFN) dengan protokol kesehatan di era normal baru.

Ketua Program Studi Profesi Apoteker Unwahas, apt.Risha Fillah Fithria menjelaskan, lulusan baru sebanyak 83 apoteker tersebut telah berhasil memenuhi semua persyaratan kelulusan pada tingkat program studi dan tingkat nasional berdasarkan Peraturan Kemenristek dikti No 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi tingkat Profesi dan juga telah dinyatakan lulus. ‘’Terpilih sebagai lulusan terbaik Anis Fauziah yang menempuh sarjana lanjut profesi apoteker di Farmasi Unwahas,’’ katanya.

Tertunda Empat Bulan

Dekan Fakultas Farmasi Unwahas apt.Aqnes Budiarti, M.Sc. mengatakan, seluruh sivitas akademika sangat bersyukur karena pelantikan ini sempat tertunda empat bulan sejak awal pandemi. Dengan pengucapan sumpah apoteker ini maka lulusan telah dinyatakan legal untuk berpraktek.

Menurutnya, apoteker merupakan profesi yang memiliki peluang karir luas dan masih prospektif di Indonesia. Profesi ini tercantum dalam Program Indonesia sehat 2025 sebagai tenaga kesehatan unggulan di Indonesia.

‘’Seorang apoteker dapat memilih berkarir di bidang pelayanan kefarmasian, distribusi obat dan alat kesehatan maupun di industri pembuatan obat, bahan obat, jamu dan kosmetik,’’ katanya.

Kebutuhan apoteker di Indonesia masih jauh dari rasio ideal terutama di luar pulau Jawa. Di Puskesmas, contohnya dari 600an ribu Puskesmas di Indonesia yang memiliki Apoteker baru setengahnya dengan konsentrasi terbanyak di Pulau Jawa.

Rektor Universitas Wahid Hasyim, Prof. Dr. H. Mahmutarom SH., MH. memberikan sambutan singkat berupa pesan agar lulusan senantiasa menerapkan nilai-nilai Ahlus sunnah wal jamaah yang merupakan karakter khas Unwahas.

Berita Terkait

Kembali ke atas